Pages

  • HOME
  • ABOUT ME
  • DAILY LIFE
  • THOUGHTS
  • POETRIES
  • FAV RECIPES
  • KOREA
facebook instagram twitter youtube

DIKE OF DIKA

By. DIKA NOVIA NINGRUM

    • FIND
    • YOUR
    • WAY
    • GET
    • YOUR
    • DREAM

    Nice is doing an act of kindness; fake is telling someone about it after.
    Nice is genuine; fake is insincere.
    Nice is warmly answering the door; fake is kissing both cheeks.
    Nice is checking in on a friend; fake is sending a check.
    Nice is being a good person; fake is trying to be a friend.
    Nice is being there when you have a call; fake is chewing your ear off.
    Nice is just being there; fake is always wanting to be there.
    Nice is being there with your wallet; fake it trying to get in it.
    Nice is holding a door; fake is slamming it halfway there.
    Nice is being kind; fake is being some kind of way.
    Nice is listening to your stories; fake is always telling stories.
    Nice is being accountable; fake is being relatable.
    Nice is being real; fake is being on the “Real World.”
    Nice is always around; fake is only there when it's convenient.
    Nice is being good to you; fake is only giving it to you good.
    Nice is hello; fake is always goodbye.

    Continue Reading



    DISCLAIMER :
    Postingan ini bukan untuk menyinggung siapapun, perasaan tersinggung diluar tanggung jawab saya sebagai penulis postingan. Terimakasih 😊😊
    __________________________________________

    Ehehe.. pertama kali gw tau BPJS itu dari suatu artikel yang tiba-tiba lewat di wall Facebook. Gw kira artikel itu lagi nyinggung program BPJS yang dibuat oleh pemerintah, eh taunya ada lanjutan kalimatnya .. "Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita" 😁😁 ngakak banget bacanya.. wkwk

    Gw buka artikelnya dan gw baca isinya. Sumpah sist n' bro.. gw ngakak dan agak berasa ngangguk. Isi artikelnya sebenernya agak menyinggung juga, but I felt that article isn't wrong, it's about social fact.

    Gaya hidup yang hedon. Gak peduli siapa dia, semua orang berlomba untuk disebut "mampu". Bukan cuma mampu bergaul, tapi juga mampu dari segi finansial. Orang kaya emang udah kaya, sementara orang miskin pengen kaya. Mungkin itu salah satu penyebab orang menengah kebawah pengen punya gaya hidup yang metropol supaya punya "pengakuan" di mata orang-orang sekitarnya.

    Sosialita itu gak melulu soal per-finansial-an. Karena semua orang saat ini gak mandang siapa dia tapi pengen banget disebut kawanan orang-orang kaya padahal maaf, uang dan gaji masih pas-pasan. Makanya sekarang banyak ditemuin gak usah jauh-jauh, temen atau bahkan orang terdekat kita yang punya jiwa sosialita palsu kek begini. Punya duit sedikit, belanja. Ketika duit semakin menipis karena gak pengen tahta sosialitanya lepas akhirnya maksain ikut hangout sama temennya.

    Sifat "maksain" itulah kadang yang ngebuat gw sering berpikir tentang sebegitu pentingnya kah pengakuan di mata sekitar. Pengen dibilang gaul, pengen dikira duitnya banyak, pengen dikira pergaulannya luas, pengen dikira orang kaya sampe maksain untuk mengadakan suatu hal yang sebenernya kurang begitu penting.

    Ayah : Ka, kalo kamu udah enak, udah punya duit sendiri jangan sampe lupa siapa kamu yang sekarang.

    Gw : Maksudnya gimana, Yah?

    Ayah : Inget kalo kamu bukan berasal dari keluarga kaya meskipun kamu udah sukses. Lupain hal yang bisa buat kamu sombong.

    Gw : Yaelah, apa yang mau disombongin?

    Ayah : Temen kamu sekarang banyak, kedepannya kalo udah kuliah atau kerja relasi kamu pasti tambah banyak lagi. Otomatis pergaulan semakin luas. Pergaulan kamu membawa sesuatu yang namanya gaya hidup. Di situlah biasanya manusia punya titik sombong.

    Gw : Ah.. Brojol, berak, makan, hidup di Cakung apa yang bisa disombongin. Sekalinya kalo emang kaya, tapi sombong malah malu-maluin diri sendiri. Anak presiden aja gak sombong 😁😁

    Ayah : Biasanya orang sekarang sama besok gak mungkin sama. Kalo udah kenal duit ditambah banyak temen pasti mau gak mau ngikutin temen. Ka, inget ya.. kalo gak bisa bawa diri, kamu bakalan kelindes sama gaya hidup. Apalagi berpenampilan sok ada padahal kere. Jangan sampe.. *sambil geleng-geleng kepala

    JLEB. Gw ngerasa omongan ayah gw bener banget. Doi bukan mario teguh, tapi nasehatnya emang kongkrit banget sama kehidupan manusia sekarang. Banyak orang yang rela ngabisin uang demi gaya hidup meskipun incomenya sedikit. Bahkan ada yang sampe rela berhutang supaya punya barang trendi dan dibilang "ada". It's a fake, isn't it?

    Money isn't everything but in the fact we need money for everything. And don't be follow what we couldn't follow. Just do what our best dan.. jangan memaksakan sesuatu yang memang tidak mesti kita ikutin supaya terlihat bahwa kita adalah orang berada - padahal tidak. Sakit tau dibohongi apalagi membohongi diri sendiri. ups.. hehe 🙃🙃
    Continue Reading

    Sebegitunya kah dunia
    Bumi Tuhan yang damai katanya
    Alam tertata rapih oleh semesta
    Berudara terbuka tiada tara

    Damai bumi tak seperti "katanya"
    Pertempuran sana sini bergemuruh ria
    Mengalunkan nada pilu penuh tanya
    Mengapa bumiku berpecah belah bak neraka?

    Teman-temanku kelaparan diluar
    Jangankan makan, tempat berlindungnya pun dibakar
    Rohingya dibunuh dan digusar
    ISIS bergolak menantang getar

    Beginikah yang dianggap damai
    Teman-temanku disiksa dan terabai
    Padahal HAM sudah kokoh berurai
    Tapi mengapa hukum hanya melambai?

    Tiada yang bisa kami lakukan
    Tiada yang bisa kami perlindungkan
    Hanya sepatah doa yang mampu terpanjatkan
    Semoga kalian wahai teman dapat hidup dengan penuh kekuatan
    Continue Reading

    Entah karena gw termasuk tipe orang yang moody-an atau apa dan akhirnya beberapa hari terakhir ini gw diserang virus M4L3S (red. males)

    Males gw bukan dalam hal mandi, nguli ataupun jajan, ya.. kalo itumah gw nomor satu 😜😜
    Males disini diantaranya males keluar rumah, males nulis, males baca yang panjang-panjang, males nonton TV, males ngeplan something, males respon yang gak penting-penting banget, bahkan sampe males ngaca.

    Wadidaaaaw untung manis 😊😊 hehe piss ✌✌
    Oke deh, semoga malesnya gw gak lama-lama dan gak menurun ke anak cucu.. hihi
    See you soon 🖑🖑........... bye
    Continue Reading
    Hai semua, di postingan kali ini gw mau demo resep masak ala gw. Bagi kalian yang duitnya gak terlalu banyak, seorang anak kost, atau pun pekerja yang belum gajian tapi ngidam banget Takoyaki bisa follow cara gw. Malem ini gw mau bikin Takoyaki penyet yang bahannya gampang banget dan mudah dicari di dapur. Berhubung rasa dan bentuknya yang gak seperti Takoyaki, that's why gw namain Tokaiyaki.

    Ok, langsung saja:
    1. Siapkan niat memasak dan senyum cantik agar masakannya enak. Lalu baca Bismillah.



    2. Siapkan alat dan bahan.

    Di sini bahan-bahannya terigu secukupnya, satu butir telur, garam secukupnya dan bumbu tambahan lainnya seperti lada bubuk dan penyedap rasa.

    3. Pertama, tuangkan terigu secukupnya ke dalam mangkuk.



    4. Tuangkan garam, penyedap rasa, dan lada secukupnya. Aduk rata.




    6. Perlahan tuang air sedikit demi sedikit dan aduk rata.



    6. Kemudian, tambahkan satu butir telur ke dalam tepung. Aduk rata, jangan sampai adonan menggumpal.



    7. Kalau teksturnya sudah tidak bergumpal dan sesuai harapan, pastikan rasa adonannya juga sesuai harapan. Tidak hambar dan tidak keasinan.

    That's my mom's hand. I was took some pictures and she helped me to stir.. hehe

    8. Setelah adonan selesai, potong sosis kecil-kecil dan siapkan abon untuk isi Tokaiyaki nya.

     



    9. Kalau adonan dan isian sudah beres, siapkan wajan khususnya. Karena bukan Takoyaki bulat, melainkan Tokaiyaki penyet yang bentuknya pipih maka dari itu digunakan cetakan telur.

    10. Tuang minyak ke dalam cetakan dan panaskan.

    11.  Setelah itu, tuangkan adonan calon Tokaiyaki tadi ke cetakan. Tuang jangan sampai penuh.


    12.  Selanjutnya, celupkan potongan kecil sosis ke dalam adonan dan taburkan abonnya juga.

    13. Tuang kembali adonannya hingga potongan sosis dan abon tertutup. Lalu, balik sisi adonan yang dibawah agar matang merata.

    14. Tunggu sampai warnanya kuning kecoklatan, jangan takut dan jangan sampai gosong.

    15. Angkat Tokaiyaki yang sudah matang dan tiriskan.

    16. Terakhir hidangkan Tokaiyaki bersama dengan saus dan mayones agar rasanya semakin nikmat dan lezat. Karena laper, dan terlanjur dimakan makanya gw kelupaan fotoin saus sama mayonesnya.


    17. Taraaaa.. Tokaiyaki lezat siap dinikmati.

    Warna coklatnya bukan karena gosong ya, tapi karena abon yang ikut tercampur dalam adonan yang menyebabkan warna Tokaiyakinya coklat. *pembelaan diri hehe..

    Percayalah, meskipun namanya Tokaiyaki, rasanya gak mirip to*ai.. sumpah hehe 😆😆
    See you next time with other recipes..
    Continue Reading
    Hasil gambar untuk happiness in harmony

    "Happiness is what you think, what you say, and what you do are in harmony" -Mahatma Gandhi

    Sependapat dengan quote di atas, gw pribadi setuju kalo kebahagiaan itu memang harus konsisten dan selaras. Gak cuma bahagia dari keliatannya doang, tapi hati dan jiwanya juga.

    Pikiran kacau, but you say "I love it" it mean that you are a liar, aren't you?
    Kita bilang kalo kita seneng, tapi nyatanya gak suka ngejalaninnya, Apakah bisa mengelak kalo kita dibilang munafik?

    Gak perlu belajar bagaimana caranya bahagia.
    Gak diukur berdasarkan uang dan materi.
    Gak perlu setiap waktu nunjukin ke orang kalo kita senang.
    Karena kebahagiaan bukan diukur dari sudut pandang orang, tetapi diri kita sendiri.

    Kebahagiaan juga bukan ciptaan orang, tapi ciptaan Tuhan. Meskipun begitu, orang lain juga turut andil dalam kebahagiaan kita.

    Hanya Allah yang buat kebahagiaan dalam diri manusia. "Makanya, ketika bahagia jangan lupa, inget juga sama Dia. Jangan cuma dateng kalo ada maunya, kalo lagi miskin, kalo lagi melarat doang" -Ibu said that. Giliran seneng hura-hura, foya-foya, berasa paling kuasa, sampe lupa siapa Penguasa yang sebenernya. Kembali seperti topik di awal, kebahagiaan harus selaras! Enjoy our happiness, coz it created from God to ourself, and make it life in the harmony.
    Continue Reading
    Sumpah, dulu gw gak suka apapun tentang Korea. Saat temen-temen sekolah ngomongin korea di tengah diskusi kelompok, jujur gw langsung mundur. Pusing bawaannya. Pusing karena menurut gw bahasanya aneh & mukanya mirip semua.. ehehe..


    Gambar terkait

    Agak nyesel sih, dulu saat SNSD masih OT9 dan SM Town gelar koser bahkan sampe ditayangin di TV, gw malah gak tertarik sedikit pun. Boro-boro liat, denger lagunya aja berasa liyeur. Drama atau apapun itu gw juga gak suka. Tapi gw inget, waktu SMP gw pernah belajar nyanyi lagunya 2PM yang Put Your Hands Up gara-gara ujian praktek seni musik. Yo, put your hands up, put your hands up, put put put put your hands up.. Itu pun terpaksa karena lagu perkelompok. Sumpah, terdengar aneh bin janggal saat itu.

    Dan sekarang terbalik jadinya, temen gw yang dulu fanatik Korea sekarang tobat dan memilih jalannya 😆😆 dan gw yang dulu anti banget sekarang malah sok-sok berasa jadi tour guide all about Korea.

    Bukan karena temen, pertama kali gw suka korea gara-gara gak sengaja denger OST "The Heirs". Sebelum tayang kan ada teasernya tuh di TV. Nah, tadinya tuh gw gak merhatiin, trus Ayah gw sok-sok nyanyi "bonang boim dan mariya~" wkwk.. Aneh banget sumpah. Gw sama nyokap yang denger langsung ngakak.

    "film apa si itu, nyanyiannya kok gitu? Haha.." -Ibu.

    Mulai dari situ gw agak-agak kepo, "mungkin drama lucu-lucuan" gw ngira-ngira dalam hati. FYI, yang dinyanyiin ayah gw itu lagunya Lee Hongki yang judulnya I'm Saying.

    Neoman boindan mariya neol saranghandan mariya
    Nuneul gamado neoman boindan mallya
    Neoman bureundan mariya neol saranghandan mariya
    Ibeul magado neoman bureundan mallya ~

    Besoknya pas drama tayang, gw coba nonton. Sebenernya agak-agak masih pusing gw, apalagi pas bagian dialog, mereka ngomongnya cepet banget. Mungkin karena language-shock. Perbedaan ucapan dan bahasa gw jadi rada-rada bingung.


    Episode demi episode gw tonton bukannya kocag, eh ternyata sedih. And finally.. gw kecantol bapernya drama. Drakor pertama, cooy.. Sehari, dua hari, seminggu sampe sebulan tayang pun jujur gw masih pusing nontonnya. I thought they're have the same face.. wkwk

    Setelah sekian lama nonton akhirnya gw mulai tau titik berat sebuah drakor yang jadi daya tarik dimata remaja itu seperti apa, and I enjoyed. Gw mulai terbawa dan ngerti, dan akhirnya my eyes wide-open. Mereka emang punya suatu karakteristik wajah yang sama, tapi kalau diamati ternyata beda. Dan itulah kenapa akhirnya gw jatuh cinta 😍😍 wekekek.. gak nyambung yakk

    Whatever, dari situlah gw dapet berbagai ilmu dan pemahaman, bahwa:
    • Ternyata orang Korea, Jepang dan Cina itu beda dari segi wajah dan mata
    • Ternyata wajah orang Korea sendiri pun bisa dibedakan dan tidak sama
    • Banyak belajar tentang budaya orang
    • Punya banyak temen sesama KPopers di sosial media
    • Banyak jokes dan info luar yang gw dapet dari sharing sesama KPopers
    • Dan karena semua movie / drakor yang gw dapet 75% bersubtitle bahasa inggris, makanya gw belajar lagi bahasa inggris, perbanyak kosakata, biar melek bahasa inggris dan bisa ngomong sama turis 🤣🤣
    • Kualitas suara sebagai penyanyi itu nomor satu, makanya di Korea gak bakalan kepake penyanyi yang suaranya ecek-ecek 
    • Sebagai artis pun harus di training dulu, jadi trainer pun gak gampang butuh bertahun-tahun lamanya biar bisa debut
    • Bukan hanya ngandelin tampang tapi keahlian
    • Budaya mereka modern, tapi keras dan membangun
    • Setiap hari gak sibuk mikirin orang, tapi sibuk membuat diri senang
    Yups, itulah secangkir opini-opini gw yang bisa gw sampaikan untuk kalian yang bingung kenapa banyak KPopers di bumi ini, mungkin hanya beberapa KPopers yang seopini sama gw, tapi apapun itu sebaiknya kita sama-sama saling menghargai. Gw gak merugikan kalian dan kalian tidak perlu mengusik hobi gw. Thanks for read my truth opinions post..

    Continue Reading

    Entah kami tidak tau apakah itu praktisi politik
    Rakyat dihujat, dunia menggelitik
    Menggelengkan kepala tanpa bersimpatik
    Siang malam dunia berubah dramatik

    Soal negara pemerintah kemana
    Bersitegang dan menggorok rakyat hobinya
    Korupsi sana sini hutang dimana-mana
    Tak pernah tuntas sampai selesai masa jabatnya

    Inikah keinginan Tuhan
    Memberikan khalifah rendah kejujuran
    Atau inikah cobaan
    Bagi rakyat jelata yang turut aturan

    Bagaimana ideologi bisa tegak
    Pemimpin hanya diam menikmati tempat
    Tanpa maju bersama dan bergerak
    Menutup mata sampai hati berkerak

    Inikah Politik kita
    Agama dan Bangsa mudah diadu domba
    Berkedok cinta ibu pertiwi
    hingga menyalahi aturan birokrasi
    Continue Reading

    CREDITS:
    Gw gak menyinggung siapapun. Sekali lagi, gak ada niat nyindir siapapun. Tapi, kalau ada di antara kalian yang merasa tersindir, sebaiknya berkaca pada perbuatan sebelumnya saat di angkot, biar gak menimbulkan praduga tak bersalah pada diri sendiri yang kemungkinan emang salah.

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Saat di angkutan umum yang penuh banget, pernah gak liat ada orang masih muda, gagah, gak cewek gak cowok kekeh duduk bahkan sampe pura-pura tidur supaya tempat duduknya gak dialihkan ke orang lain? Gw sering banget liat pemandangan biadab begitu di busway dan KRL Jabodetabek.

    What do you think about them? They're picik, right? Dasar gak ngotak..!!

    Jujur, kalo gak dosa nyumpahin orang, mungkin gw bisa setiap hari nyumpahin "orang bego" gitu yang entah ketemu di angkot atau busway atau di manapun itu supaya pantat mereka bisulan gak bisa duduk. Kesel. Kesel banget sumpah..!!


    Mereka gak liat banyak orang lansia yg butuh banget tempet duduk. Pura-pura tidur sampe gak peduli ada ibu-ibu yang lagi hamil gede butuh tempat juga. Seenaknya pake tempat duduk, main HP, pura-pura baca buku, sampe ketiduran. Entar giliran barang-barangnya ilang nuduh orang samping kanan kiri, sampe petugasnya disuruh tanggung jawab.

    Kurang lebih begini salah satu contohnya, mbak-mbak yang gw rasa masih sanggup berdiri dari seenaknya duduk sambil pake earphonenya, padahal ada nenek tua di sampingnya yang ngedeprok karena gak dapet tempat duduk.

    Hey you, waraskah dirimu?

    "Penumpang yang budiman.. Sadar tidak, yang kau duduki itu tempat duduk angkutan umum? Transportasi publik, Guys. Bukan taxi yang bisa kau bayar dan duduki sendiri, tanpa harus berbagi. Transportasi publik yang mana dalam pemakaiannya digunakan bersama dan bergantian. Bukan gantian dalam arti kata si A turun, lantas si B berhak gitu aja duduk ditempat duduk si A yang udah turun tadi. Liat gak banyak orang yang lebih butuh tempat duduk itu dibanding dirimu yang masih kuat dan sanggup berdiri tegap?"

    Saran gw, kalo emang capek abis pulang kerja atau pulang dari bepergian dan maunya bisa duduk nyaman sampai tujuan, better lu cari transportasi online atau sewa mobil sendiri deh. Biar gak susah-susah ngantri dan ngerugiin orang banyak. Inget, itu transportasi publik, coooy. Umum. U-M-U-M. So, janganlah ada keinginan buat HM tempat itu apalagi membutakan mata sendiri dari orang-orang sekitar yang lebih membutuhkan.



    Inget juga, budi baik akan menghasilkan kebaikan dan manfaat. Siapa tau saat kita ngasih tempat duduk sama seseorang di Busway. Kelak ketika istri atau saudara yang lagi hamil, pun saat orangtua kita sendiri yang udah tua dan terpaksa desek-desekan di Angkot tiba-tiba ada seseorang yang rela ngasih tempat duduknya. Fear kan? Meskipun yang ngelakuin kita sendiri, balasan budi baik selain bermanfaat ke diri sendiri justru juga bermanfaat untuk orang-orang tersayang.

    Therefore, pantat dan kaki selama masih kuat berdiri dan belum sakit, jangan terlalu dimanjain banget. Capek wajar, semua yang di angkot atau busway juga capek. Tapi jangan jadiin capek sebagai alesan untuk tutup mata sama keadaan di sekitar. Nanti kalo pantatnya ambeyen sama matanya ditutup a.k.a dibikin buta oleh Tuhan beneran, gimana? Udah siap? Naudzubillahi min dzalik..
    Continue Reading
    Siapa sangka gw yang dulunya juara kelas malah gak diterima SNMPTN dan gak lolos SBMPTN + Penmaba UNJ. Jujur, kalo flashback lagi gw ngerasa bodoh banget. Bodoh dan ngerasa rugi tanpa tau titik mana yang buat harapan gw yang semestinya jalan terus malah kepending.

    It doesn't mean that I am regret now. No, I don't. Dari situlah gw belajar bahwa warna pelangi gak semuanya cerah dan indah, tapi pelangi juga punya sisi gelap. Gw belajar bahwa emang ada gunanya serial FTV itu menyedihkan alay bin lebay dan gak seindah drama korea 😂😂

    Liat ijazah, buka rapot dan akhirnya inget masa-masa sekolah. Ngelayap ke kantin kalo gak ada guru. Bolak balik WC alesan pengen pipis, tapi ujung-ujungnya ngaca benahin kerudung. Baper-baperan sama temen. Marahan gara-gara temen nyuruh belajar kelompok abis pulang sekolah tapi gw pulang duluan. Nulis di kertas pas ngobrol ama temen supaya gak kena denda karena males ngomong pake bahasa Inggris. Kongkow ke Benhil abis itu ke MKG gegayaan padahal cuma bawa gocap. Belom kongkow kena tilang dijalan. Ngerjain apa-apa bareng temen. Ngelakuin hal baik dan memalukan pun sama temen. Laper, makan bareng. Sampe boker bareng abis makan yamin sambel 3 sendok bareng Vidia juga..wkwk..

    Bukan cuma SMA aja, ternyata SMP & SD masih punya catatan kelam yang patut disyukuri. Dari mulai kemah pramuka melankolis karena sepanjang 3 hari kemah gw nangis ditinggal ibu yang harus ke Jogja. Jailin temen sampe bikin marah. Disetrap guru berjamaah. Nyebur ke got pas lagi banjir di deket Gespat. Banjir-banjiran di sekolah. Ujan-ujanan sampe hampir kesamber geledek. Ngumpet dan jajan bareng temen waktu puasa alesannya lagi DP padahal mah laper, dan masih banyak lagi cerita-cerita memalukan yang gw toreh selama belajar.

    Guys, For what God made our more embrassed stories kalo bukan untuk ngehibur kita saat jatoh? Itulah Dia, pen-skenario diatas skenario hamba-hambanya. Kemaren gw yang kecil dan sedikit pengetahuan mungkin lagi jadi pemeran suatu drama. Ditatar dan digembleng bukan hanya dari yang enak doang tapi yang menyedihkan juga. Mungkin gak se-menyedihkan orang-orang diluar sana, tapi itulah script a.k.a naskah hidup masing-masing manusia.

    Setelah gak lolos masuk PTN pun gw masih berharap keterima yang PTS. Rupanya gagal lagi, bukan karena hati tapi materi. Ya, mungkin emang belum rejeki gw, dan mungkin juga gw harus nyari rejeki dulu. Rejeki yang bukan berdasarkan tebel tipisnya dompet, tapi rejeki nurani haha..

    Gak keterima PTN & gak masuk PTS, belajar dirumah sekitar 10 bulan, ternyata bukan tanpa alasan. God teached me to be free learner after my graduation. Gw mendapatkan suatu pencerahan *gak ngefek si ke muka gaeeees 😔😔.. pencerahan yang bikin hidup gw ngerasa kayak albino 😅😅 wkwk.. just kidding.. Pencerahan yang jadi titik balik semangat.

    Sekitar awal Januari gw dipercaya buat jadi leader "belajar sambil bermain" anak-anak les titipan tetangga gw yang kebetulan seorang guru. Dia kerepotan ngajar les, makanya dialih tugaskan ke gw. Awalnya malu dan kikuk. Tapi lama-lama enjoy. Disitulah gw belajar, bahwa sehebat apapun manusia pasti punya sisi lemah dan polos. Anak-anak itu entah jadi apa gedenya nanti, gw percaya pelajaran yang udah gw kasih semoga akan berimbas positif pada diri mereka. Aamiin..

    Gak cuma disitu, 3 bulan kemudian gw nemu beberapa "orang sukses" yang sebenernya ayah gw pengen banget supaya gw jadi bagian dari mereka, tapi balik lagi, gw juga punya kontrol hak. Gw tolak beberapa orang yang ngasih job ke gw. Bukan karena gw udah hebat, tapi karena gw berpikiran masih harus belajar lebih. Then, finally my Dad met the great people who gives me the good place and taked me to be a social media administrator, until now. Dari beliau dan history kerja kerasnya dulu yang pernah di-share ke gw termasuk temen-temen gw juga, gw jadi tambah bersemangat untuk terus "keras" dalam segala bidang.

    Bener kata iklan "Karena hidup punya banyak rasa". Manis, asem, asin, pahit, gurih cuma sekedar rasa supaya masakan bisa punya citanya. Begitulah hidup gw, dan kita semua. Kayak masakan, hidup juga berproses. Proses itulah yang jadiin kita punya style dan taste sendiri. Olehkarena itu, jangan takut berproses untuk hidup, karena hidup bukan tujuan, tetapi perjalanan.

    Fighting..!!
    Continue Reading
    Gw Kpopers yang "kata orang" temen online senasibnya banyak. I don't know the truth of it fact, but I think it doesn't correct too.

    Bagaikan sebuah perkumpulan besar, kita bangga memasukkan diri sebagai fandom tertentu. Idol rilis lagu kita tau, mau comeback, masuk wamil, dan idola mau nikahpun semua Kpopers tau. I don't mean all of the Kpopers, cuma sebagian besar aja. Itu semua mungkin karena keberadaan kita di era teknologi yang udah maju dan mumpuni ini.

    Globalnya kita udah bukan lagi hidup di jaman apa-apa yang harus ke warnet, mau liat youtube harus ke warnet, mau buat tugas ketik harus ke warnet dan apapun harus keluar rumah. Mobilitas jaman sekarang ini udah high technology banget. Sekarang manusia gak lagi harus capek-capek buang kalori karena semuanya bisa dijangkau hanya dengan gadget pribadi.

    Cek email tinggal buka Gmail. Buat tugas ketik tinggal buka aplikasi word di handphone dan mau nonton youtube tinggal pilih mau pake handphone atau laptop. All of it make our needs are so easy.
    Tapi.. bukan berarti semuanya terbantu kearah yang positif, karena kemudahan mobilitas ini jugalah yang akhirnya memicu hal-hal yang sifatnya kontrovertif, agak ke arah kontroversi negatif mungkin ya.. haha sotoy.

    Banyak orang pappapchuap seenaknya di sosmed, bikin war antar fandom, bikin status yang memecah belah, bikin suasana panas, dan semua itu gampang.. benar-benar gampang. Hanya tinggal ngetik pake jari jemari anak penakut bisa jadi pemberani, si pendiam bisa berorasi dan si cupu bisa jadi jagoan.

    Bukan cuma orang-orang itu yang salah dalam berinternet yang jadi pelaku salah gaulnya internet, gw sendiri juga pernah. Banyak orang yang sering bilang "Masa-Masa Alay". Gw juga pernah jadi alayers *CREDIT = disini gak ada hubungannya sama status KPopers gw, karena dulu gw belom jadi KPopers.

    Bikin status FB dan ungkapin something about annoying on it. Bikin status gak mutu sehari sama kayak siklus orang minum obat, bisa 3 kali atau lebih. Isinya cuma apa yang ada di otak saat itu aja, gak berpikir panjang. Hobinya selalu ngebash, nyudutin orang, jadi profokator dan tanpa sadar hal itu malah malu-maluin diri sendiri. Dipostingan ini gw banyak berkaca pada masa-masa dulu, masa cupu kurang ilmu. Dan gw sadar bahwa benar-benar memalukan saat memanfaatkan sosmed untuk hal-hal yang kurang berkelas kayak gitu.

    Sampai akhirnya gw nemu the goddess person who better sosmed-ing than me. Mulai hiatus sosmed, benah-benah dan memposisikan meskipun belum berposisi. Gw coba apa yang menurut gw bagus atau paling enggak gak beda jauhlah sama orang yang menurut gw lebih maju otaknya dibanding gw. Intinya sampe saat ini gw masih terus belajar sambil mengenang, Insha Allah.. Belajar sambil flashback apa yang dulu pernah gw lakuin di sosmed dan menurut gw itu unfaedah. Malu banget rasanya dulu punya masa kelam 😂😂 hihi..

     But I am proud of being my self cause have more time to trying and being a good person than yesterday. Let it be my old story and thanks to read my blog, guys..





    Continue Reading
    by. Dika Novia Ningrum

    Hamba-hamba mencari di mana rimba
    Siang malam mengukur asa
    Asa tergapai jiwa terkulai
    Sepanjang hari tiada henti


    Tahukah diri ini kemana akan bersandar
    Datang dan kembali hanya sebentar
    Sudah, sudah pernah ku diajar
    Hingga letih peluh tak terkejar

    Diingatkan berulang kali tapi tuli
    Mengaku hidup tapi mati
    Ketika ditanya berdiam diri
    Bukan menghampiri malah berlari

     Dunia ini teramat fana
    Tak serupa Surga Neraka
    Perlulah diri dan jiwa menerka
    Untuk apa hidup di dunia

    Berjerih payah bagai tulang punggung
    Senang, bahagia duka dirundung
    Misteri semesta yang tak terbendung
    Kemanakah angkasa kan berujung?
    Continue Reading
    Entah hari apa ini.
    Tapi intinya gw gak mau menganggap hari ini atau kemarin atau besok adalah hari sial. Karena menurut gw hari sial gw di hari senin jaman SMP udah berlalu.

    Tadi gw niat banget pengen ngerapihin blog gw karena udah kebanyakan "pemikiran" (draf) yang belom dipublikasikan. Entah karena mungkin otak gw yang udah sampe Jogja dan raga gw yang masih di Jakarta atau something yang ngebuat pikiran dan mata gw jadi sliwer dan akhirnya terhapus sudah postingan yang menurut gw berbobot nan beken pake banget.

    Postingan yang patut gw pamerin karena berdasarkan pengalaman pribadi. Postingan yang kata-kata waktu ngetiknya lancar banget kayak jalan tol, gak pake mikir, gak kebanyakan ngebenahin kalimat. Dan postingan yang menunjukkan Who I Am & Things I Love banget.

    Huaaaaaa..😭😭

    Yang paling bikin terharu gw gak ngerti cara balikin postingan itu karena caranya ribet dan pake chache segala. Pake IDPost juga yang bikin gw bingung cara dapetinnya. Akhirnya gw minta bantuan penunggu gunung sahari eeeth, musyrik ituh.. gw minta bantuan dari platform Bloggernya. Entah kapan di bales permintaan gw dan apakah bisa balik lagi my the one special post

    "Admin Blogger yang terhormat dan baik hati, tolong bantu saya kembaliin postingan yang gak sengaja kehapus itu ya.. Terima kasih" 😗

    Semoga gak terulang lagi kejadian kayak gini di postingan-postingan selanjutnya. Dan semoga postingan gw tercinta comebacknya gak selama comebacknya SNSD..
    Aamiin..
    Continue Reading
    Nama gw dika. Lengkapnya Dika Novia Ningrum. Lahir di jakarta, 25 November 1997. Udah hampir 20 tahun kurang 7 bulan gw hidup dunia ini sambil menjajaki tanah Indonesia dan menikmati udara dengan gratis.

    Meskipun brojol di Jakarta, gw berdarah campuran Padang dan Jawa. Ayah gw SumBar dan Ibu gw Jogja. Kalo ngumpul di rumah, kita berasa kayak es campur. Gw cuma dua bersaudara. Gw anak pertama dan adek gw anak kedua. Eh enggak deng, anak terakhir. Sepi emang, tapi gw berasa rame karena tiap hari agendanya cakar-cakaran, kadang gw sama dia juga casting jadi Tom and Jerry. Wkwk

    Dari SD sampe SMA gw sekolah di Jakarta.

    Wanna know more about me? Let's Follow me on Social Media :
    IG : kanoviadika
    Twitter : @kanoviadika
    FB : Dika Novia Ningrum
    Soundcloud : Dika Novia Ningrum
    Linkedln: Dika Novia Ningrum
    Continue Reading
    Hai hai hai..

    Halo, perkenalkan gw Dika Novia Ningrum. Ada yang kenal? ada? tidak? Oh ya gak apa-apa. Tidak banyak yang tau memang siapa gw karena ya gw memang bukan siapa-siapa; bukan artis atau public figure atau juga selebgram atau malah miliarder juga bukan pejabat apalagi pesulap. Hehe, just for fun, guys..

    Di postingan pertama blog gw ini gw cuma mau say hi aja and FYI, meskipun ini my first post, gw bukan newbe-newbe amat. Gw udah pernah ngeblog juga sebenernya. Tapi, karena artikel gw gak beraturan ada di sana sini alias ngelamprah maka dari itu, gw bikin blog baru lagi yakni "Dike of Dika" yang gw jadiin sebagai wadah atau rumah baru untuk artikel-artikel gw terdahulu dan yang terbaru.


    Balik lagi, karena gw gak terlalu istimewa, gw pengen banget nge-istimewa-in hidup gw, (Apaan si, dik?). Gimana caranya? Tenang aja, gw gak bakal ngebuat kontroversi sana sini atau dengan tiba-tiba menjadi selebriti atau bahkan menjadi orang lain sampai mengubur jatidiri sendiri. Yap, be yourself by yourself, not others!

    Udahlah, cukup sekian perkenalannya.
    Gw mau bebenah artikel blog yang kemaren-kemaren dulu sambil nulis artikel baru.. yuhuu..!! Selamat berkelana bacaan di blog gw selanjutnya..☺
    Continue Reading
    Newer
    Stories

    About me

    Pratinjau
    DIKA NOVIA NINGRUM

    . Social Media Administrator. Content Writer. Airen & Boice Jakarta.

    Blogger Perempuan
    Warung Blogger
    Blogger Reporter Indonesia
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Follow Us

    • youtube
    • instagram
    • facebook
    • twitter
    • linkedln
    • soundcloud

    You Can Search Here !

    Blog Archive

    • ►  2022 (1)
      • ►  Maret 2022 (1)
    • ►  2021 (8)
      • ►  Desember 2021 (6)
      • ►  Oktober 2021 (1)
      • ►  Mei 2021 (1)
    • ►  2020 (7)
      • ►  Agustus 2020 (1)
      • ►  Juli 2020 (2)
      • ►  April 2020 (1)
      • ►  Februari 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (2)
    • ►  2019 (9)
      • ►  Oktober 2019 (1)
      • ►  September 2019 (1)
      • ►  Agustus 2019 (3)
      • ►  Juli 2019 (3)
      • ►  Mei 2019 (1)
    • ►  2018 (4)
      • ►  Desember 2018 (1)
      • ►  Oktober 2018 (1)
      • ►  September 2018 (1)
      • ►  Agustus 2018 (1)
    • ▼  2017 (15)
      • ▼  September 2017 (3)
        • The Actual Differences Between Being Nice And Bein...
        • Jangan Jadi Peserta BPJS
        • Dunia dan Konflik
      • ►  Agustus 2017 (1)
        • Mewabahnya Virus M4L3S
      • ►  Juli 2017 (8)
        • HOW TO MAKE TOKAIYAKI (Takoyaki's Sibling)
        • Happiness in Harmony
        • THANKS TO THE HEIRS
        • Kemana Khalifahku?
        • Pengennya Dibagi Tapi Gak Mau Berbagi
        • My Fruit-Soup Way
        • Kemajuan Teknologi vs Kekelaman Diri
        • Kemana Angkasa Berujung
      • ►  Juni 2017 (1)
        • Postingan Yang Paling Beken Kehapus
      • ►  April 2017 (2)
        • Dika Novia Ningrum
        • Tak Mampir Maka Tak Kenal

    Labels

    • Dika Novia Ningrum (29)
    • Dike of Dika (13)
    • Inspirasi (8)
    • Motivasi (9)
    • Postingan (11)

    LATEST POSTS

    Blog Templates Created with by BeautyTemplates - Free Fonts

    Back to top